Travel Malang Juanda

Tempat Melukis di Malang: 6 Spot dan 3 Komunitas Sketsa

Perempuan bertopi jerami melukis di luar ruang, memegang palet cat di depan kanvas yang berdiri di atas rumput

Mencari tempat melukis di Malang yang nyaman untuk duduk berjam-jam dengan kanvas atau buku sketsa? Kota ini punya bangunan kolonial, kampung warna-warni, taman tua, sampai kebun teh di lereng Arjuno. Berikut enam spot yang cocok untuk melukis di luar ruang, tiga komunitas gambar yang terbuka untuk umum, dan tips supaya sesi melukis berjalan lancar.

Ringkasan cepat:

  • Tema kota dan heritage: Alun-Alun Tugu, Kayutangan Heritage, dan Taman Tjerme, semuanya di pusat Kota Malang.
  • Tema warna cerah: Kampung Warna-Warni Jodipan, tiket Rp5.000, buka 07.00-17.00 WIB menurut CNN Indonesia, Maret 2026.
  • Tema lanskap: Kebun Teh Wonosari di Lawang dan Coban Rondo di Pujon.
  • Mau melukis bareng: Sket Ndek Kene, Konco Sket, dan Teras Gambar rutin berkumpul tiap pekan tanpa iuran anggota.

6 Tempat Melukis di Malang untuk Plein Air

Plein air adalah kegiatan melukis langsung di luar ruang dengan objek nyata di depan mata. Keenam spot di bawah dipilih karena objeknya kuat untuk dilukis dan cukup luas untuk duduk tanpa mengganggu orang lain. Urutannya dimulai dari pusat kota, lalu bergeser ke pinggiran.

1. Alun-Alun Tugu

Tugu Malang di tengah Alun-Alun Tugu, salah satu tempat melukis di Malang, menjelang malam

Alun-Alun Tugu berada tepat di depan Balai Kota Malang, di utara Alun-Alun Merdeka. Menurut detikJatim, November 2025, alun-alun ini dirancang arsitek Thomas Karsten pada 1920. Isinya kolam besar dengan tugu setinggi sekitar 10 meter, pohon trembesi tua, air mancur, dan kolam teratai.

Komposisinya lengkap untuk satu lukisan: tugu sebagai titik fokus, gedung Balai Kota di latar, dan teratai di bagian depan. Bila panas mulai terik, keteduhan trembesi tua bisa dijadikan tempat berlindung sambil tetap menghadap objek.

2. Kayutangan Heritage

Kayutangan Heritage cocok untuk Anda yang suka melukis arsitektur dan suasana jalanan. TIMES Indonesia menggambarkan kawasan ini dengan bangunan kolonial yang megah dan rumah-rumah tua yang masih terjaga, ditambah fasilitas toilet, masjid, tempat duduk, dan jalur jalan untuk berkeliling.

Gang-gang di Kampoeng Kajoetangan memberi banyak sudut kecil untuk sketsa cepat, misalnya pintu kayu tua, jendela berkisi, atau deretan lampu jalan. Ingat bahwa gang ini juga jalan dan halaman warga, jadi pilih posisi yang tidak menghalangi orang lewat.

3. Kampung Warna-Warni Jodipan

Kampung Warna-Warni Jodipan berlokasi di Jodipan, Kecamatan Blimbing. CNN Indonesia, Maret 2026, mencatat tiket masuknya Rp5.000 dengan jam kunjungan 07.00-17.00 WIB. Rumah-rumah yang dicat cerah di lereng tepi sungai menjadikannya bahan latihan yang pas untuk teori warna dan perspektif bertingkat.

Datanglah pada pagi hari supaya bayangan antarrumah terlihat jelas dan pengunjung belum ramai. Karena kampung ini permukiman yang dihuni warga, minta izin dulu bila ingin melukis rumah tertentu dari dekat atau melukis warga sebagai objek.

4. Taman Tjerme

Taman Tjerme di Jalan Cerme, Kelurahan Oro-Oro Dowo, Kecamatan Klojen, adalah taman peninggalan Belanda yang suasananya lebih tenang daripada alun-alun. detikJatim, November 2025, menyebut taman ini dulu dibuat sebagai tempat bersantai warga Eropa. Di dalamnya ada gramofon raksasa di tengah taman dan labirin tanaman hijau yang rendah.

Bentuk labirin yang rapi memberi latihan garis dan pola yang menarik, sedangkan gramofon raksasa bisa menjadi objek utama yang unik. Taman ini cocok untuk sesi singkat 1-2 jam bila Anda tidak ingin bertemu keramaian.

5. Kebun Teh Wonosari

Jalan setapak di antara hamparan tanaman teh dan pepohonan di Kebun Teh Wonosari

Kebun Teh Wonosari di Lawang menjadi pilihan utama untuk melukis lanskap hijau. Menurut JatimTIMES, Juni 2026, perkebunan di lereng Gunung Arjuno ini dibangun pada 1910, kini dikelola PTPN XII, dan berada di ketinggian sekitar 950-1.200 mdpl. Tiket masuknya Rp20.000 per orang pada hari kerja dan Rp25.000 pada akhir pekan atau hari libur.

JatimTIMES juga mencatat waktu tempuh sekitar satu jam dari Kota Malang. Hamparan teh yang bertingkat dengan latar gunung cocok untuk cat air atau cat minyak, dan udara sejuknya membuat Anda betah melukis lebih lama. Bila datang dari Kota Malang, berangkatlah pagi supaya tidak kehilangan cahaya terbaik di kebun.

6. Coban Rondo

Coban Rondo di kawasan Pujon cocok untuk Anda yang ingin melatih teknik melukis air terjun dan bebatuan. CNN Indonesia, Maret 2026, mencatat jam bukanya 08.00-16.30 pada hari biasa dan 08.00-17.00 pada akhir pekan. Pilih tempat duduk agak jauh dari air terjun supaya kertas tidak basah oleh percikan air.

Rute dan pilihan kendaraannya bisa Anda lihat di ulasan rute ke Coban Rondo. Untuk pilihan wisata lain di sekitar Malang, ada daftar 12 wisata Malang yang bisa dijadikan bahan tambahan.

Perbandingan Tempat Melukis di Malang

TempatCocok untukTiket dan jam
Alun-Alun TuguMonumen, kolam teratai, gedung Balai KotaRuang publik di depan Balai Kota
Kayutangan HeritageArsitektur kolonial, suasana gangKawasan heritage di pusat kota
Kampung Warna-Warni JodipanLatihan warna dan perspektifRp5.000, 07.00-17.00 WIB
Taman TjermeSesi singkat yang tenang, pola labirinTaman kota
Kebun Teh WonosariLanskap hijau dan gunungRp20.000 hari kerja, Rp25.000 akhir pekan
Coban RondoAir terjun dan bebatuan08.00-16.30 hari biasa, 08.00-17.00 akhir pekan

Komunitas Melukis di Malang yang Terbuka untuk Umum

Melukis bersama komunitas membantu Anda menemukan tempat melukis di Malang yang belum banyak dikenal, sekaligus mendapat masukan untuk karya sendiri. RRI Malang, Juni 2026, memperkenalkan tiga komunitas yang terbuka bagi siapa saja, tanpa iuran anggota. Cukup datang ke lokasi saat sesi sedang berlangsung.

  • Sket Ndek Kene: berkumpul di Jalan Magelang No. 9, Kota Malang, setiap Minggu sore. Komunitas ini memakai pena bambu dan tinta Cina sebagai media utama, bukan pensil biasa. Instagram: @sketndekkene.
  • Konco Sket: berkegiatan setiap Sabtu di Kafe Taman Biru, Kepanjen, untuk pegiat seni di Kabupaten Malang bagian selatan. Instagram: @koncosket.
  • Teras Gambar: menggambar bersama setiap Jumat sore di Kedai Teras Omah, Desa Pandanrejo, Kecamatan Wagir, dengan media eksperimental seperti cat dan kardus bekas. Instagram: @teras_gambar.

Jadwal komunitas bisa berubah dari pekan ke pekan, jadi cek unggahan terbaru di akun Instagram masing-masing sebelum berangkat.

Tips Melukis di Luar Ruang supaya Nyaman

Di tempat melukis di Malang mana pun yang Anda pilih, sesi di luar ruang lebih lancar bila perlengkapannya ringkas dan Anda sudah memikirkan cuaca serta orang di sekitar. Berikut hal yang perlu disiapkan sebelum berangkat:

  1. Bawa kursi lipat kecil dan papan alas. Tidak semua spot punya bangku yang menghadap objek.
  2. Pakai wadah air bertutup. Air bekas cuci kuas tidak tumpah saat dipindah, dan bisa dibuang di tempat yang semestinya.
  3. Datang pagi. Cahaya pagi lebih lembut, bayangan lebih jelas, dan tempat umum biasanya belum ramai.
  4. Siapkan pelindung hujan. Plastik besar atau tas tahan air menyelamatkan karya yang belum kering saat hujan turun mendadak.
  5. Minta izin di area permukiman. Di Jodipan dan Kayutangan, sapa warga sebelum melukis rumah atau orang dari dekat.
  6. Bawa pulang semua sampah. Termasuk tisu bekas cat, palet sekali pakai, dan bungkus makanan.

Datang dari Luar Kota lewat Juanda

Pelukis dari luar Jawa Timur yang ingin ikut sesi komunitas atau melukis di Malang bisa terbang ke Bandara Juanda, lalu naik travel door to door langsung ke penginapan. Tarif reguler Juanda ke Malang Kota Rp150.000 per orang, dan satu unit reguler memuat maksimal 4 penumpang, jadi rombongan kecil bisa berangkat bersama.

Tarif sudah termasuk bagasi gratis 1 koper besar dan 1 tas kabin per penumpang, jadi kemas kanvas, cat, dan easel lipat ke dalam kuota itu. Cocokkan jam mendarat Anda dengan jadwal travel Juanda, atau lihat rincian layanannya di halaman travel Juanda Malang.

Kesimpulan

Tempat melukis di Malang bisa Anda pilih sesuai tema yang ingin dilatih. Untuk arsitektur dan suasana kota, mulai dari Alun-Alun Tugu, Kayutangan Heritage, atau Taman Tjerme. Untuk warna cerah, Kampung Warna-Warni Jodipan menjadi pilihan yang murah, sedangkan Kebun Teh Wonosari dan Coban Rondo cocok untuk lanskap alam. Bila ingin melukis bersama, Sket Ndek Kene, Konco Sket, dan Teras Gambar terbuka tanpa iuran.

Datang dari luar kota untuk melukis di Malang? Kirim jam mendarat, alamat penginapan, dan jumlah penumpang, lalu admin akan mencarikan jadwal travel dari Juanda yang pas.

Hubungi Admin lewat WhatsApp 0821-5111-5457