Travel Malang Juanda

7 Wisata Air di Kabupaten Malang: Sumber, Coban, dan Waduk

Air terjun Coban Pelangi di Poncokusumo, Kabupaten Malang, diapit tebing hijau berkabut
Coban Pelangi, Poncokusumo. Foto: Hugo van den Bos / Wikimedia Commons (CC BY 2.0)

Kabupaten Malang punya lebih dari pantai selatan kalau Anda mencari kesegaran air. Wisata air di Kabupaten Malang juga mencakup sumber mata air jernih untuk berenang, danau di tengah hutan bambu, air terjun di kaki Semeru, dan waduk untuk naik perahu. Berikut tujuh pilihan beserta lokasi dan hal yang perlu disiapkan.

Ringkasan tujuh tempat
Tempat Kecamatan Jenis Cocok untuk
Sumber SiraGondanglegiSumber mata airBerenang, tubing
Sumber MaronPagelaranSumber mata airTubing, rafting, wisata edukasi
Boon Pring AndemanTurenTelaga di hutan bambuKeluarga, sepeda air
Sumber JenonTajinanKolam mata airBersantai, melihat ikan
Coban PelangiPoncokusumoAir terjunJalan kaki di alam
Coban JaheJabungAir terjunBerkemah, foto alam
Bendungan SelorejoNgantangWadukNaik perahu, memancing

7 Wisata Air di Kabupaten Malang

Ketujuh tempat dipilih dari data destinasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur (SIDITA), portal Pemerintah Kabupaten Malang, dan Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air Kabupaten Malang. Semuanya wisata air non-pantai.

1. Sumber Sira, Gondanglegi

Aliran air jernih di kawasan Sumber Sira, Desa Putukrejo, bersebelahan dengan sawah hijau
Sumber Sira, Putukrejo. Foto: Annidafattiya / Wikimedia Commons (CC0)

Sumber Sira ada di Desa Putukrejo, Kecamatan Gondanglegi. SIDITA menggambarkannya sebagai wisata alam dengan mata air jernih yang cocok untuk bersantai bersama keluarga di akhir pekan.

Selain berenang dan berfoto, pengunjung bisa mencoba tubing. Fasilitas yang tercatat meliputi area parkir luas, warung, musala, toilet, gazebo, dan taman. Bawa pakaian renang dan baju ganti, karena daya tarik utamanya memang masuk ke air.

2. Sumber Maron, Pagelaran

Aliran Sumber Maron di Karangsuko, Pagelaran, mengalir di antara bebatuan dan pepohonan
Sumber Maron, Pagelaran. Foto: Maulidiailfani / Wikimedia Commons (CC BY-SA 4.0)

Sumber Maron terletak di Desa Karangsuko, Kecamatan Pagelaran. Menurut SIDITA, tempat ini tidak hanya untuk berenang, tetapi juga menyediakan river tubing dan rafting. Deretan warung makan di sekitarnya menyediakan toilet dan ruang ganti.

Sumber Maron juga menjadi tujuan wisata edukasi. Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air Kabupaten Malang mencatat Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di sana dibangun sejak 2005 dan memasok listrik untuk empat desa: Karangsuko, Sukosari, Gondanglegi Kulon, dan Panggungrejo. Pelajar dan mahasiswa bisa mempelajari cara kerjanya.

3. Boon Pring Andeman, Turen

Warga menjala ikan dari rakit di Danau Andeman, Boon Pring, Turen, pada pagi berkabut
Danau Andeman, Boon Pring. Foto: M1qbalimages / Wikimedia Commons (CC BY-SA 4.0)

Boon Pring Andeman berada di Desa Sanankerto, Kecamatan Turen, sekitar 40 km dari pusat Kota Malang atau sekitar 8 km dari Kecamatan Turen menurut portal Pemerintah Kabupaten Malang. Daya tarik utamanya adalah Danau Andeman yang airnya langsung dari sumber mata air, di tengah hutan bambu yang rimbun.

Nama Boon Pring Andeman diartikan warga sebagai “anugerah yang turun di hutan bambu”. Di dalam kawasan ada perahu dan sepeda air sewaan, kolam renang anak, kolam besar berisi ikan kecil dengan pulau kecil di tengahnya, serta flying fox. SIDITA juga menyebut koleksi bambunya dikenal sebagai Arboretum Boonpring.

Portal Pemerintah Kabupaten Malang mencatat tempat ini ramai pada akhir pekan dan hari libur. Datang pagi di hari kerja kalau Anda ingin suasana yang lebih tenang.

4. Sumber Jenon, Tajinan

Sumber Jenon berlokasi di area persawahan Desa Gunungronggo, Kecamatan Tajinan. Tempat ini berupa kolam pemandian dari sumber mata air berwarna biru kehijauan, dengan lingkungan yang asri dan sejuk.

SIDITA menyebut dua keunikan Sumber Jenon. Ada pohon Jenu yang tumbuh di dalam sumber mata air dengan posisi membujur dari barat ke timur, dan ada ikan Sengkaring yang disebut berusia ratusan tahun. Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air Kabupaten Malang menyebutnya tempat relaksasi bagi yang ingin rehat dari aktivitas.

5. Coban Pelangi, Poncokusumo

Coban Pelangi berada di Kecamatan Poncokusumo, di jalur dari Desa Gubugklakah menuju Desa Ngadas, dan termasuk wilayah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Portal Pemerintah Kabupaten Malang mencatat terjunan airnya sekitar 110 meter, di ketinggian sekitar 1.300 mdpl, dengan suhu udara 19–23 derajat Celsius.

Dari pintu masuk di atas tebing, Anda perlu berjalan kaki sekitar 1,5 km menyusuri jalan setapak yang menurun dan melintasi jembatan. Siapkan alas kaki yang tidak licin dan tenaga untuk jalan kembali yang menanjak.

Waktu terbaik berkunjung adalah pagi hari, karena kabut sering turun setelah tengah hari. Pada musim hujan, pengelola sering membatasi kunjungan hingga pukul 16.00 untuk menghindari air bah dari hulu.

6. Coban Jahe, Jabung

Air terjun Coban Jahe di Jabung, Kabupaten Malang, dikelilingi tebing dan tanaman pakis
Coban Jahe, Jabung. Foto: Thank You (25 Millions) views from Fresno, USA / Wikimedia Commons (CC BY 2.0)

Coban Jahe juga dikenal sebagai Coban Begawan karena berada di Dusun Begawan, Kecamatan Jabung. Air terjunnya setinggi sekitar 45 meter, dengan bebatuan cadas raksasa di dinding dan dasar coban serta kolam kecil di bawahnya.

Portal Pemerintah Kabupaten Malang menyebut lokasinya sekitar 23 km dari Kota Malang lewat arah Tumpang, di kawasan Perhutani. Kendaraan diparkir di pintu masuk, lalu perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki melewati sawah dan kebun warga. Fasilitasnya meliputi kantin, toilet, parkir motor dan mobil, serta lahan untuk berkemah.

7. Bendungan Selorejo, Ngantang

Deretan perahu warna-warni bersandar di tepi Bendungan Selorejo, Ngantang, berlatar pegunungan
Perahu di Bendungan Selorejo. Foto: Indonesiagood / Wikimedia Commons (CC BY-SA 4.0)

Bendungan Selorejo di Kecamatan Ngantang dikelola Perum Jasa Tirta I dan dibangun pertama kali pada 1970. Waduknya berada di ketinggian sekitar 600 mdpl dan dikelilingi Gunung Kelud, Gunung Anjasmoro, dan Gunung Kawi, menurut SIDITA.

Menurut Perum Jasa Tirta I, pengunjung bisa berkeliling waduk dengan perahu dayung atau perahu motor, memancing dari tepi waduk maupun dari atas perahu, dan melintasi jembatan gantung panjang yang menjadi ikon Selorejo. Ada juga taman air untuk keluarga, kolam renang dewasa, dan kuliner ikan bakar.

Bagi pemancing, SIDITA menyebut ikan yang paling dominan di Selorejo adalah mujair. SIDITA juga menyebut Selorejo cocok untuk gathering, outing perusahaan, dan outbound.

Tips Berkunjung ke Wisata Air di Malang

Wisata air menuntut persiapan yang sedikit berbeda dari wisata kota. Lima hal berikut membuat kunjungan lebih nyaman.

  • Pastikan harga tiket dan jam buka lewat pengelola atau kanal resmi desa wisata sebelum berangkat, karena keduanya bisa berubah.
  • Bawa baju ganti dan kantong plastik untuk pakaian basah. Cara menata perlengkapan ganti ada di tips untuk penumpang yang mudah berkeringat saat perjalanan.
  • Pakai alas kaki yang tidak licin, terutama untuk Coban Pelangi dan Coban Jahe yang harus dicapai dengan berjalan kaki.
  • Datang pagi pada musim hujan. Coban Pelangi bisa dibatasi sampai pukul 16.00 saat hujan. Kondisi jalan dan titik rawan saat hujan dibahas di perjalanan Malang ke Juanda di musim hujan.
  • Jaga kebersihan. Jangan membuang sampah sembarangan atau merusak tanaman, terutama di kawasan sumber mata air.

Menuju Wisata Air dari Juanda atau Kota Malang

Ketujuh tempat tersebar di beberapa arah, jadi kelompokkan kunjungan menurut jalurnya. Sumber Sira, Sumber Maron, dan Boon Pring sama-sama di wilayah selatan. Coban Pelangi dan Coban Jahe sama-sama dicapai lewat arah Tumpang, sedangkan Selorejo ada di barat.

Lintas Jagad Travel melayani penjemputan door to door di seluruh Malang Raya, termasuk antar-jemput dari dan ke Bandara Juanda. Untuk keluarga atau rombongan yang ingin berkeliling, tersedia juga Carter Drop Bandara dan sewa mobil City Tour.

Tempat Info layanan dari kecamatan terdekat
Sumber SiraTravel Gondanglegi ke Juanda
Sumber MaronTravel Pagelaran ke Juanda
Boon Pring AndemanTravel Turen ke Juanda
Sumber JenonTravel Tajinan ke Juanda
Coban PelangiTravel Poncokusumo ke Juanda
Coban JaheTravel Jabung ke Juanda
Bendungan SelorejoTravel Ngantang ke Juanda

Kalau Anda mencari pilihan lain, ada juga ulasan rute ke Coban Rondo, pantai seperti Pantai Kangen, Pantai Wonogoro, dan Pantai Perawan, serta daftar umum 12 wisata Malang favorit.

Kesimpulan

Wisata air di Kabupaten Malang cukup beragam untuk berbagai gaya liburan. Untuk berenang dan tubing, pilih Sumber Sira atau Sumber Maron. Untuk keluarga dengan anak, Boon Pring Andeman dan Bendungan Selorejo punya kolam, perahu, dan ruang bermain.

Bagi yang suka suasana alam, Coban Pelangi dan Coban Jahe menawarkan air terjun dengan sedikit jalan kaki, sedangkan Sumber Jenon cocok untuk bersantai. Apa pun pilihannya, pastikan tiket dan jam buka lebih dulu, lalu bawa baju ganti.

Perjalanan keliling beberapa lokasi bisa diatur lewat layanan antar-jemput dan carter Lintas Jagad Travel.

Ingin berkeliling wisata air Kabupaten Malang bersama keluarga atau rombongan? Kirim tanggal, titik jemput, tempat yang ingin dikunjungi, dan jumlah penumpang ke admin untuk menanyakan layanan City Tour.

Hubungi Admin lewat WhatsApp 0821-5111-5457